Alkisah, di sebuah lereng gunung yang terjal dan dikelilingi sungai
dengan jurang yang curam, terdapat sebuahkerajaan yang dihuni komunitas
katak. Sang Raja Katak demi menguji kesetiaan dan keberanian rakyatnya
suatu pagi membuat sayembara di antara sesama katak. "Barangsiapa yang
bisa mencapai puncakgunung yang terjal itu akan mendapatkan seperempat
wilayah kerajaandan diangkat menjadi penguasa di wilayah tersebut,"
demikian titah sang raja.
Alhasil, ribuan ekor katak ikut
berlomba dengan mengikuti 3 fase rintangan, yakni sungai dengan arus
sangat deras yang melintas di depan wilayah mereka, kemudian batu karang
terjal di seberang sungai, dan terakhir puncak gunung yang licin dengan
sekeliling jurang yang curam.
Satu putaran lomba sudah
terlewati, hasilnya: hanya tersisa 500 ekor katak. Ribuan ekor lainnya,
berguguran. Nah, kemudian antara sesama katak saling berbisik
menggunjingkan betapa ngerinya medan perlombaan ini, sampai pada
akhirnya hanya 20 katak nekat saja yang berani melanjutkan arena lomba.
Apa
yang terjadi? Lereng curam dan arus deras telah menyeleksi katak-katak
tersebut hingga tersisa 5 ekor katak untuk melanjutkan putaran terakhir.
Katak-katak tersebut saling berpadangan berbisik betapa ngerinya lomba
tersebut. Dan yang terjadi adalah hanya 1 ekor katak yang bersedia
melanjutkan perlombaan.
Apa yang terjadi..?? Terdengar teriakan
cemoohan, mengenai betapa bodohnya katak yang nekat melanjutkan lomba
yang mematikan tersebut. Tanpa menghiraukan cemoohan yang ada, sang
katak terus melaju dengan mantap walaupun medan yang dihadapi sangat
terjal dan.. Luar Biasa..!! Sampailah sang katak di puncak gunung dan
menjadi juara.
Apa rahasianya?? Katak Sang Juara tersebut ternyata TULI..!
KI...Setiap
orang pasti punya keinginan akan suatu hal atau kejadian. Jika
keinginan tersebut begitu kuat, akan menjadi sebuah impian. Untuk meraih
impian itu, setiaphari kita akan mendapatkan masukan berupa hal yang
mendukung impian kita. Akan tetapi ada juga hal yang melemahkan.
Pada
cerita tadi, katak yang tuli tidak terpengaruh terhadap teriakan bahkan
cemoohan yang melemahkan, sampai akhirnya jadilah katak itu menjadi
Sang Juara. Anda pun bisa menjadi juara dengan menempatkan masukan di
sekeliling (baik yang melemahkan maupun yang menguatkan) pada posisi
yang tepat dalam usaha meraih impian Anda. Tidak ada salahnya jika Anda
berlaku "tuli" terhadap hal-hal yang melemahkan usaha Anda meraih
impian, dan bersiap-siaplahlah menjadi Sang Juara..!!
Sumber : http://kotak-isi.blogspot.com Di Akses 26 january 2013

No comments:
Post a Comment